Mengayun Langkah Dalam Menanam Kepedulian Terhadap Sesama

Posted on June 8, 2010

0


Menggandeng puluhan anak jalanan di Jakarta, Blue Band kembali buktikan komitmen dalam memerangi kelaparan anak di dunia

Jakarta, 6 Juni 2010 – Blue Band salah satu merek margarine produksi PT Unilever Indonesia Tbk kembali berpartisipasi dalam acara “End Hunger: Walk The World” tahun ini, yang diadakan di Plaza Barat Senayan, pada hari Minggu, 6 Juni 2010. Dukungan Blue Band terhadap acara Walk The World ini telah memasuki tahun ke empat, yang artinya semakin menguatkan misi sosial Blue Band dalam memberantas kelaparan dan meningkatkan mutu gizi demi mengoptimalkan tumbuh kembang anak Indonesia.

“End Hunger: Walk the World” adalah kegiatan global yang serempak diikuti oleh 70 negara yang bertujuan menggalang dana yang akan dipergunakan oleh United Nations-World Food Programme (WFP) untuk menyediakan bantuan pangan sekolah bagi sekitar 59 juta anak di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang pergi ke sekolah dalam keadaan lapar – sebuah program yang bertujuan sebagai jaring penyelamat bagi para keluarga miskin yang sangat membutuhkan bantuan pada masa krisis seperti sekarang ini. Di Indonesia sendiri, tahun lalu (2009) acara ini berhasil mengumpulkan lebih dari Rp 700 juta telah WFP salurkan untuk membantu lebih dari 3.500 anak usia sekolah dasar selama satu tahun.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, di dalam keikutsertaannya tahun ini Blue Band mengusung sebuah misi istimewa, dimana Blue Band merangkul lima puluh orang anak jalanan yang berada di bawah naungan Yayasan Nanda Dian Nusantara (YNDN) untuk aktif berpartisipasi. Hal ini ditujukan untuk menumbuhkan semangat kemanusiaan mereka dalam membantu teman sebayanya yang menderita kelaparan di berbagai belahan dunia. Bersama dengan ratusan karyawan PT Unilever Indonesia Tbk. dan ribuan masyarakat lainnya, dengan semangat mereka mengikuti jalan santai bersama di area Senayan.

Marketing Manager Spread Cooking Category & Savoury PT Unilever Indonesia Tbk, Adeline Ausy S. Suwandi turut hadir dalam media gathering yang dilaksanakan di sela-sela acara hari ini. Beliau menjelaskan nilai di balik misi tersebut, “Walaupun anak-anak jalanan ini berada dalam kondisi yang kurang menguntungkan, kami percaya bahwa hal tersebut tidak boleh mematahkan semangat mereka untuk berbuat baik terhadap sesama. Diharapkan kegiatan ini akan menumbuhkan jiwa sosial dalam diri mereka untuk terus berupaya membantu sesama sesuai dengan kemampuan mereka.”

Terbukti bahwa anak-anak tersebut telah secara langsung membantu sesuai dengan kemampuannya, karena Blue Band menyumbangkan Rp 50.000,- per satu orang anak jalanan yang mengikuti acara jalan bersama ini kepada pihak WFP. Setelah kegiatan jalan bersama usai, anak-anak dengan gembira menyaksikan pertunjukan dari artis ternama seperti Shanty, Tompi, Marcell, Dewi Sandra, Padi, Heaven and Friends dan lain-lain.

Unilever sendiri secara global telah melakukan kerjasama dengan UN WFP sejak tahun 2007. Kemitraan ini dilakukan dalam suatu program yang bertajuk ”Together for Child Vitality”, yang bertujuan untuk memerangi kelaparan dan meningkatkan vitalitas dalam kehidupan anak di seluruh dunia, melalui pemberian nutrisi dan meningkatkan kesehatan anak usia sekolah dengan memberikan makanan tambahan kepada anak sekolah oleh WFP. “Hal ini selaras dengan misi Unilever yaitu menambah vitalitas dalam kehidupan konsumen, pelanggan dan masyarakat. Kami ingin membantu anak-anak Indonesia agar gizi mereka tercukupi dengan baik. Sehingga mereka pun dapat meraih masa depan yang lebih baik. Kami berharap langkah kecil yang kami lakukan dapat memberikan dampak besar bagi kehidupan anak-anak Indonesia”, demikian pesan yang disampaikan Sinta Kaniawati, General Manager Yayasan Unilever Indonesia.

Ibu Roostien Ilyas selaku pendiri YNDN yang menjabat juga sebagai Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak mendukung baik tujuan dari kegiatan ini, “Selama ini anak-anak kami berada dalam posisi yang dibantu, hal ini merupakan kebanggaan yang tak terhingga bagi mereka karena hari ini mereka telah membantu teman-teman sebayanya yang kelaparan di berbagai belahan dunia. Saya harap hal ini akan semakin meyakinkan mereka bahwa berbuat baik itu tidak memandang bulu. Siapapun bisa berbuat baik, tanpa memandang kecil atau besarnya perbuatan itu.”

Alan Brown, selaku Donor & Private Sector Relations Officer WFP turut hadir di tengah kemeriahan acara ini. Alan menyempatkan diri mengunjungi booth Blue Band untuk melihat aktifitas yang berlangsung di sana dan memperlihatkan dukungannya.

“Kerjasama antara Blue Band dan WFP selama ini telah melahirkan program-program berkesinambungan dengan hasil menggembirakan, seperti acara hari ini. Program semacam ini kami harapkan dapat menjadi inspirasi banyak pihak untuk turut berpartisipasi agar anak Indonesia bisa mendapatkan gizi yang cukup sehingga membantu tumbuh kembang optimal mereka,” tutup Ausy.

—selesai—

Tentang World Food Programme (WFP)

World Food Programme (WFP) merupakan organisasi kemanusiaan terbesar di dunia dan merupakan agensi terdepan dari PBB dalam menangani masalah kelaparan global. WFP pertama kali beroperasi di Indonesia lebih dari 40 tahun yang lalu. Setelah tutup pada tahun 1996, musim kemarau yang berkepanjangan serta krisis ekonomi dan kekacauan politik telah membuat WFP kembali di tahun 1998 untuk menangani masalah kekurangan mikro-nutrisi dan memperbaiki masalah kekurangan gizi pada orang dewasa dan anak-anak..

Sebagai respon terhadap beberapa bencana alam tyang telah terjadi di Indonesia, WFP memberikan bantuan secara cepat dalam bentuk bantuan pangan maupun logistik. Saat ini terdapat sekitar 845,000 orang yang menjadi sasaran WFP untuk menerima bantuan pangan yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia – Jabotabek, jawa Timur, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timor region.

WFP sedikit mengalami kesulitan dalam menggalang dana bagi penangan masalah global kemanusiaan, karena selama ini tidak ada sumber dana tetap yang memberikan dukungan. Bagi Indonesia sendiri, WFP membutuhkan krang lebih dana sebesar US$101,367,259 untuk rencana program selama 3 tahun. Untuk informasi lebih lanjut kunjungi http://www.wfp.org.

Tentang PT Unilever Indonesia Tbk

PT Unilever Indonesia Tbk yang beroperasi di Indonesia sejak tahun 1933, telah tumbuh dan berkembang bersama masyarakat Indonesia selama 75 tahun. Sebagai perusahaan penyedia produk konsumen yang mempunyai peran penting di Indonesia, Unilever adalah produsen merek-merek yang sudah sangat dikenal masyarakat, antara lain Pepsodent, Lifebuoy, Lux, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Rinso, Molto, Pond’s, Citra, Blue Band, Sariwangi, Royco, Bango, Wall’s dan masih banyak lagi. Sebagai perusahaan yang telah ‘go public’ pada akhir tahun 1981 dan sahamnya tercatat dan diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia, Unilever memiliki komitmen kuat untuk terus maju bersama Indonesia. Pada tahun 2009, laba bersih tumbuh 26.5% hingga mencapai lebih dari Rp 3 triliun. Penjualan tumbuh 17,1%  menjadi Rp 18,25 triliun.

Sebagai perusahaan yang mempunyai tanggung jawab yang tinggi terhadap masyarakat, secara berkelanjutan Unilever menjalankan program tanggung jawab perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) tidak hanya pada program korporasi, tetapi juga pada brand-brandnya. Beberapa Program sosial masyarakat yang dilakukan Unilever adalah: Kampanye Cuci Tangan dengan Sabun (Lifebuoy), Program Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut (Pepsodent), Program Pelestarian Makanan Tradisional (Bango), Program memerangi kelaparan dan membantu anak Indonesia yang kekurangan gizi (Blue Band) dan masih banyak lagi. Dalam bidang korporasi, di bawah payung Yayasan Unilever Indonesia, Unilever menjalankan tanggung jawab perusahaannya dalam bidang: program pemberdayaan masyarakat/UKM (Program Pemberdayaan Petani Kedelai Hitam), program edukasi kesehatan masyarakat (Pola Hidup Bersih dan Sehat / PHBS), Program Lingkungan (Green and Clean), dan lain-lain.

Posisi Unilever Indonesia yang kuat sebagai pemimpin pasar  telah diakui melalui berbagai penghargaan nasional dan internasional yang diterima oleh perusahaan. Pada tahun 2009, Unilever Indonesia menerima 137 penghargaan baik dari dalam dan luar negeri dari berbagai media massa papan atas maupun instansi pemerintah, dan lembaga lainya antara lain: Asiamoney Best Managed Company & Asia’s Best Executive for Indonesia, The Most Admired Companies in Indonesia (best quality, best innovetion, best long term vision, best corporate repuation & financial reputation), Asia’s Best Companies (best managed company, best corporate governance, best investor relations, best corporate responsibility, most committed to a strong dividend policy), International Stevie Award for Trashion as a winner Environmental Responsibilty Program of the year, The Most Admired Knowledge Enterprise in Asia, Indonesian CSR Award (1st winner in Social category – Intergrated Health Promotion Program, 2nd winner in Environment category – Jakarta Green & Clean, 3rd winner in Economic category – Black Soya Bean Farmer Development Program), Top Brand Award (5 penghargaan), Word of Mouth Marketing Award (12 penghargaan), PR Program of The Year (6 penghargaan), The Most Inspirational HR Practitioner,  Investor Award Best Listed Companies (2 penghargaan), The Most Powerful Distribution Performance (3 penghargaan), The Best Companies Based on Relative Wealth Added Method, Famous Brand (2 penghargaan), Platinum Indonesia Best Brand (9 penghargaan), Golden Indonesia Best Brand Award, Indonesia Best Brand Award, Indonesia Customer Satisfaction Award (13 penghargaan), Indonesia Best Packaging Award (10 penghargaan), Metro TV MDG Award (1st winner Increasing Maternal Health Program), Perusahaan Idaman, Asia Pacific Enterpreneurship Award (Green Leadership Award), The Best in Social Marketing Award, The Best in Marketing Campaign Award, Excellent Brand (2 penghargaan), Indonesia Must Trusted Companies Award dan masih banyak lagi.

PT. Unilever Indonesia, Tbk.
Nurulita Novi Arlaida
Media Relations Manager
Tel : (62-21) 526 2112
Fax: (62-21) 526 2046
E-mail: media-relations.indonesia@unilever.com

About these ads