Mitra Netra Braille Converter (MBC) Versi 5: Untuk Negeri Tercinta

Posted on May 26, 2010

2


MBC Versi 5 adalah perangkat lunak pengolah kata Braille, yang diciptakan khusus oleh Mitra Netra bersama tiga orang programmer muda dari Institut Teknologi Bandung ITB, untuk memperlancar proses produksi dan distribusi buku Braille di Indonesia. Secara fungsi, software karya anak negeri ini setara dengan  software  serupa yang diciptakan oleh orang-orang dari negara belahan utara bumi ini.

Setelah melalui proses pengembangan sejak pertengahan tahun lalu, pada hari Rabu 26 Mei ini, masih dalam semangat peringatan Hari Pendidikan Nasional, 19 tahun eksistensi Mitra Netra serta hari kebangkitan Nasional, Mitra Netra bersama Kementerian pendidikan Nasional meluncurkan MBC versi 5, bertempat di gedung D Kantor Kementerian pendidikan Nasional.

19 tahun berkarya, bertabur tantangan dan prestasi. Itulah Mitra Netra, lembaga nir laba yang memusatkan perhatiannya pada upaya meningkatkan kualitas dan partisipasi tunanetra di bidang pendidikan dan pekerjaan.

Dalam menyediakan layanan untuk tunanetra di Indonesia , salah satu tantangan yang dihadapi adalah minimnya ketersediaan buku Braille, karena ketiadaan sistem produksi dan distribusi yang efektif dan efisien.

Untuk mengatasinya, Mitra Netra telah melakukan langkah-langkah strategis. Diawali dengan pengembangan software pengolah kata Braille MBC versi 1 di tahun 1997, versi 2 tahun 1999; keduanya masih “under DOS”. Selanjutnya, di tahun 2000 melalui kerja sama dengan Microsoft Indonesia, MBC versi 2 yang masih under “DOS” diperbaharui hingga menjadi MBC versi 3 For Windows. Proses penyempurnaan terus dilakukan. Di tahun 2004, melalui kerja sama dengan Universitas Bina Nusantara, MBC kembali disempurnakan. Dan, kini, melalui kerja sama dengan tiga orang programmer muda alumni dan mahasiswa ITB, Mitra Netra kembali menyempurnakan software pengolah kata Braille MBC.

Untuk mengembangkan MBC, tim peneliti senantiasa terdiri dari dua unsur, yaitu mereka yang memiliki keahlian dalam pengembangan perangkat lunak, dan mereka yang ahli “simbol Braille”.

Pada MBC versi 5 ini, tim ahli simbol Braille adalah M. Ahyar dan Irwan Dwi Kustanto, tunanetra dari Mitra Netra. Sedangkan, tim ahli pengembangan perangkat lunak terdiri dari Nur Ichsan dan Budi Dharmulyana dari Mitra Netra, bersama tiga programmer muda alumni / mahasiswa ITB yaitu  Effendi Susanto, Arie Triono serta Wicaksono Triatmaja.

Untuk melaksanakan penelitian ini, Mitra Netra bekerja sama dengan lembaga donor Abilis Foundation dari Finlandia.

Dengan penciptaan MBC, Mitra Netra berharap Indonesia tak perlu lagi mengeluarkan biaya mahal untuk mengimpor software serupa dari manca negara, sebagaimana pernah Pemerintah lakukan di tahun 1998.

Apa fungsi dan kelebihan MBC versi 5?

MBC berfungsi untuk mengolah kata dalam file berformat Braille, sebagai salah satu tahapan dalam produksi buku Braille. Pengolahan kata dalam format Braille ini dapat dilakukan  dalam dua langkah.

Untuk mengolah kata   dalam format huruf latin, proses dapat dilakukan dengan mengetik ulang dokumen teks latin dalam file “word”, selanjutnya, MBC akan mengubah file berformat “word” itu menjadi file berformat “huruf Braille – huruf kombinasi enam titik” secara otomatis; dengan sekali “klik atau  enter”, berapa pun jumlah halaman word akan seketika berubah menjadi file berformat “huruf Braille”. Sangat praktis.

Sedangkan, untuk mengolah kata yang berupa simbol-simbol seperti angka, simbol matematika, fisika dan  kimia, kita dapat melakukannya dengan mengetikkan simbol Braille dari lambang-lambang tersebut langsung dalam format “Braille” dengan menggunakan fasilitas “enam tombol atau six key mode”.

Beberapa kelebihan MBC versi 5  dibanding dengan versi sebelumnya adalah:

  • Kompatibel dengan teknologi terkini: Windows XP, Windows Vista, Windows 7, Office XP, Office 2003 dan Office 2007
  • Fungsi multi copy printing – dapat melakukan pencetakan lebih dari satu  kali untuk dokumen yang sama
  • User interface dua bahasa ( Indonesia dan Ingris) sehingga dapat dipakai secara internasional; ini satu-satunya di dunia.
  • Fungsi halaman referensi – artinya MBC akan menyebutkan secara otomatis halaman asli dari file “word” yang dikonversinya; hal ini penting karena satu halaman file berformat “word”, akan menjadi “tiga halaman berformat Braille”. Dengan menyebutkan halaman referensi aslinya, ini akan membantu siswa-siswa tunanetra jika sedang belajar bersama teman-teman yang tidak tunanetra, dan  menggunakan referensi yang sama, baik di sekolah umum atau perguruan tinggi.
  • Fungsi penterjemahan Braille grade 1 dan grade 2 baik bahasa Indonesia maupun bahasa Ingris. Yang dimaksud dengan “grade 1” adalah penulisan kata dalam Braille secara “penuh” sesuai dengan huruf latin aslinya. Sedangkan “grade 2”, adalah penulisan kata dalam huruf Braille dengan menggunakan singkatan-singkatan yang secara resmi diciptakan, atau yang sering disebut “contraction atau tulisan singkat (tusing)”. Sistem tulisan singkat ini diciptakan, untuk membantu tunanetra agar membaca huruf Braille dengan lebih cepat, serta untuk menghemat penggunaan kertas Braille yang harganya tidak murah.
  • Fungsi penterjemahan balik (back translation) dari format Braille ke format teks latin baik bahasa Indonesia maupun bahasa Ingris.  Fungsi ini diperlukan, jika sebuah file dalam format Braille diperlukan untuk dikonversi kembali dalam format “word”.
  • Template pengaturan kertas baik menggunakan standar nasional maupun standar internasional, termasuk pencetakan  dalam bentuk setengah kertas standar nasional yang biasa digunakan untuk buku anak-anak. Untuk mencetak buku Braille, ada dua standar ukuran kertas yang dapat digunakan. Standar nasional berukuran10 x 12 inci, dengan kapasitas 27 baris per halaman dan 35 karakter per baris; dan standar internasional berukuran 11 x 11,5 inci, dengan kapasitas 26 baris per halaman dan 40 karakter per baris.

MBC Versi 5  Dan Komunitas E-Braille Indonesia

Setelah berhasil dengan MBC versi 4, di tahun 2004 pula Mitra Netra memulai layanan perpustakaan Braille on-line www.kebi.or. id; KEBI singkatan dari Komunitas E-Braille Indonesia, yang beranggotakan produser buku Braille di Indonesia.

KEBI didesain sebagai sistem kerja sama antar produser buku Braille di Indonesia untuk dapat saling tukar-menukar File buku Braille yang mereka produksi, guna menghindari duplikasi. Di samping itu, KEBI juga merupakan cara yang efektif dan efisien untuk mendistribusikan buku Braille di Indonesia, sebuah negara kepulauan yang luas,  karena, dengan pendistribusian buku Braille secara on line melalui KEBI terbukti dapat memangkas ongkos pengiriman buku Braille.

Keberhasilan Mitra Netra mengundang masyarakat menjadi relawan untuk membantu proses pengetikan ulang buku-buku populer melalui gerakan “Seribu Buku Untuk Tunanetra” sejak tahun 2006 hingga sekarang, telah terbukti dapat mempercepat ketersediaan buku Braillle secara lebih signifikan.

Dengan peluncuran MBC versi 5 yang didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pendidikan Nasional, yang juga berarti akan dimanfaatkan oleh seluruh produser buku Braille di Indonesia, berarti sistem produksi dan distribusi buku Braille yang Mitra Netra bangun melalui KEBI juga akan dimanfaatkan oleh seluruh produser buku Braille di Indonesia.

Jika ini terjadi,  satu masalah strategis yang dihadapi tunanetra Indonesia yaitu masalah ketersediaan buku Braille telah dapat diatasi. Dengan MBC versi 5 serta KEBI, mari kita bangun masyarakat tunanetra Indonesia yang gemar membaca dan belajar.

Untuk   informasi lebih lanjut, silakan hubungi:

Aria Indrawati, Yayasan  Mitra Netra,

021-7651386, 0815-11478478

Posted in: Software