AC MIDEA Dinginkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta dan Fasilitas Publik Lainnya di Jakarta

Posted on June 1, 2010

1


Jakarta, Mei 2010 “Memberikan kesejukan kembali di Gerbang Utama Indonesia”, kalimat ini merupakan salah satu dari tujuan MIDEA Electronics dalam mendukung peningkatan kenyamanan Bandara Soekarno – Hatta sebagai Bandara Internasional Utama di Indonesia. Bandara Internasional Soekarno – Hatta memiliki tidak kurang dari 90 maskapai penerbangan domestik dan internasional, yang melayani lebih dari 36.000.000 penumpang (tahun 2009, berdasarkan data Dinas Administrasi Data Penumpang PT Angkasa Pura II) dalam melakukan perjalanannya. Hal ini mendorong  PT. Angkasa Pura II sebagai pengelola bandara Soekarno – Hatta menunjuk MIDEA dalam menangani peremajaan penyejuk udara di Bandara Internasional tercinta ini.

MIDEA yang berdiri sejak tahun 1968 dan merupakan perusahaan yang memiliki pabrik penyejuk udara terbesar di daratan Cina ini, ditunjuk oleh PT Angkasa Pura II dari sekian banyak perusahaan baik luar dan dalam negeri yang mengikuti tender yang memakan waktu cukup lama. Proses yang meliputi uji kredibilitas dan kapabilitas ini mampu dilewati oleh MIDEA dengan memenangkan proyek yang bernilai milyaran Rupiah tersebut.

AC sentral berkapasitas PK sangat besar ini mampu mendinginkan ruangan dengan luas sekitar 3.360 m2/unit dalam tempo kurang dari 10 menit. Dengan jaminan kualitas yang terbaik MIDEA menargetkan tipe ini dapat digunakan tidak kurang dari 15 tahun walaupun digunakan terus menerus selama 24 jam. MIDEA akan menggantikan unit lama yang telah beroperasi beberapa tahun di  Terminal 1 Bandara Soekarno – Hatta sebanyak total 5 unit penyejuk udara sentral (air cooled srew chiller) dengan kapasitas masing-masing sebesar 140 TR (Ton of Refrigeration) atau sama dengan AC berkekuatan 1.680.000 BTU/h atau 186,7 PK. Proyek ini akan dilaksanakan dalam dua tahap yang ditargetkan selesai proses pemasangannya pada bulan September 2010.

Lebih jauh lagi menyangkut proyek serupa, MIDEA juga akan mengikuti proses tender lain untuk pemasangan unit AC baru di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno – Hatta Jakarta yang pengerjaannya ditargetkan akan dimulai tahun 2011. AC MIDEA yang merupakan salah satu produk unggulan MIDEA kini juga telah banyak digunakan untuk memenuhi kebutuhan gedung-gedung perkantoran, pusat perbelanjaan dan fasilitas umum lainnya baik di luar maupun dalam negeri, baik dengan merek MIDEA sendiri ataupun OEM (Original Equipment Manufacturer).

Beberapa proyek lain dengan nilai yang sangat besar di antaranya adalah di salah satu pusat perbelanjaan prestigius yang terletak di bilangan jantung kota Jakarta senilai USD 500.000 (harga FOB) dengan kapasitas 2.000 HP, RSUD di Kalimantan dengan kapasitas 500 HP, bank Commonwealth Surabaya (cabang Bubutan), gedung DPRD Medan (sekitar 1.000 HP), Cyber Mall Bandung (sekitar 1.200 HP, modular chiller) dan beberapa Studio XXI (Subentra Group) megah di Jakarta (Mall Taman Anggrek dan Season City) dan Surabaya (Mall Ciputra) yang masih dalam tahap pengerjaan.

MIDEA yang baru mulai berkecimpung di dunia AC sejak tahun 1985, kini telah menguasai 23% pangsa pasar AC global untuk semua tipe AC (merek MIDEA dan OEM). Sementara untuk CAC (Commercial AC) MIDEA baru mulai memfokuskan diri pada bulan Mei 2009 dan sudah menunjukkan grafik peningkatan penjualan yang signifikan. Penjualan CAC pada tahun 2008 hanya berkisar USD 50.000, sedangkan di tahun 2009 mencapai USD 1,1 juta dan untuk tahun 2010 MIDEA yakin akan dapat memperoleh USD 2,3 juta dengan nilai pasar USD 0.1 milyar dan pangsa pasar CAC global 5%.

Penjualan dengan nilai yang fantastis inilah yang mendorong MIDEA Electronics merambah pasar Indonesia yang masih memiliki peluang besar. Seperti yang dikutip dari ucapan Bapak Jino Sugianto, Presiden Direktur PT MIDEA Planet Indonesia, target penjualan tahun ini adalah Rp. 90 – 100 milyar dengan total unit 30.000 set AC, 15.000 mesin cuci dan 20.000 lemari es. Lebih lanjut lagi, Beliau yakin anggapan bahwa semua produk Cina memiliki reputasi yang tidak bagus (harga murah, mutu rendah dan layanan purna jual yang tidak bisa diandalkan) akan segera mampu ditepis oleh MIDEA karena semua kelebihan yang dimilikinya. PT MIDEA Planet Indonesia yang akan efektif beroperasi pada bulan Juni 2010 ini dengan nilai investasi awal USD 2 juta akan turut meramaikan dunia elektronik Indonesia dengan serangkaian produk home appliances (seperti AC, lemari es, mesin cuci, dan lainnya) serta didukung oleh kantor cabang dan pusat layanan purna jual yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air.

PT. MIDEA PLANET INDONESIA

Website : http://www.midea.com