Australia Menyabet Banyak Trofi, Perempuan Chic Indonesia Uji Ketahanannya

Posted on June 25, 2010

0


Denpasar, 20 Juni 2010 – Michelle Ann Gailey asal Australia mencetak waktu 02:29:45, sekitar enam menit lebih cepat dari tahun lalu. Rekor yang diperbaikinya sendiri tahun ini, kembali menempatkannya sebagai juara umum untuk kategori perempuan jarak olimpiade MRA Bali International Triathlon ke-4, yang Minggu pagi tadi digelar di Jimbaran, Bali.

Partisipan dari lima belas negara turut berpartisipasi dalam kompetisi triathlon terbuka satu-satunya yang pernah diadakan di Bali ini. Para atlit triathlon, individu maupun beregu, berlomba memperebutkan trofi-trofi unik yang telah disiapkan MRA Bali International Triathlon 2010, yang banyak dimenangkan oleh peserta asal Australia.

Lomba triathlon tahun ini sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana ada Jarak Sprint atau jarak yang lebih pendek ditambahkan dalam lomba selain Jarak Olimpiade yang biasanya diadakan. Untuk jarak sprint, peserta individu maupun beregu berenang dengan jarak 500m di Teluk Jimbaran, dilanjutkan dengan bersepeda 20km, dan diakhiri dengan lari sejauh 5km melintasi Desa Adat Jimbaran. Untuk jarak olimpiade, para atlit triathlon berenang 1,5km, bersepeda 40km, dan berlari 10km. Garis finish, sebagaimana tiga tahun sebelumnya, ada di pantai depan Coconut Grove, Four Seasons Resort Jimbaran. Lomba lari santai, 5K Fun Run, juga masih rutin menghiasi MRA Bali International Triathlon 2010, yang bertajuk ‘Triathlon For The Soul’.

Hebatnya, kali ini, para perempuan chic Indonesia unjuk gigi dalam lomba triathlon yang sudah menjadi bagian dari kalender olahraga internasional, yang mana oleh majalah Triathlete (AS) dijuluki sebagai ‘Top 10 Destinasi Terbaik Triathlon’. Mereka cantik, mereka tak takut terbakar matahari, mereka semua menyelesaikan lombanya dengan gigih. Bangsa kita masih belum awam melihat perempuan ikut dalam lomba ketahanan tubuh yang biasa dikaitkan dengan laki-laki, namun, mereka membuktikan bahwa perempuan juga mampu melakukannya. Melihat mereka, begitu banyak perempuan lainnya merasa terinspirasi untuk tahun depan bisa ikut dalam lomba triathlon ini. Sebuah awal yang baik. Pembalap sepeda, Risa Suseanty, yang kerap menjuarai berbagai kejuaraan balap sepeda di Indonesia, adalah salah satu di antara pejuang perempuan tangguh pada MRA Bali International Triathlon 2010 tadi pagi.

Australia menyabet tiga besar kategori umum laki-laki jarak sprint, dimana juara baru, Evan Gallagher mencetak rekor 01:11:13, disusul oleh Jeremy Ackland, dan Carl Andrews di tempat ke tiga. Istri Evan, Nicole Gallagherpun menempati urutan teratas kategori umum perempuan jarak sprint dengan waktu 01:21:17, disusul oleh Lesley McDonald (Australia), dan warga negara AS, Cameron Edwards.

Di tim relay jarak sprint, Tim Balawista A mendahului Tim Gekkos 2 dan Amman Indo dengan waktu 01:11:16. MRA Group mengirimkan timnya yang jelita dan menempati urutan ke delapan.

Jens Wilken asal Jerman menjadi jawara umum kategori laki-laki jarak olimpiade dengan catatan waktu 02:27:22. Bryce Fernly dari Australia menyusul kurang lebih enam menit setelahnya diikuti dengan atlit triathlon, juga asal Australia, Stephen Hamilton.

Tahun ini Australia menjadi jawara di MRA Bali International Triathlon karena hampir semua posisi tiga besar disabetnya. Untuk posisi teratas kategori umum perempuan jarak olimpiade, tiga-tiganya diraih oleh warga Australia: Michelle Ann Gailey, Nathalie Lawrendeau, dan Rachel Smith.

Kategori usia untuk tiap-tiap lomba triathlon individu adalah 16-24 tahun sampai dengan 60 tahun ke atas. Bali Trail Blazers I menjuarai kategori beregu jarak olimpiade berikut Bali Trail Blazers II di tempat ke tiga yang seperti tahun kemarin bersaing ketat dengan Tim Kartika Plaza 1 yang menduduki urutan ke dua tahun ini.

Waktu terbaik untuk peserta Indonesia dicetak kembali oleh Kadri Regar dengan catatan waktu 02:38:46, disusul oleh Dwi Ratsongko, dan di tempat ketiga, perenang legendaris Indonesia, Richard Sam Bera.

Jumlah peserta MRA Bali International Triathlon meningkat dari tahun ke tahun membuat lebih banyak orang dan atlit baru bisa berpartisipasi dalam lomba ketahanan tubuh ini yang intinya adalah mengalahkan diri sendiri.

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi:
June Arya – Media Relations & Promotions Manager