FESTIVAL MONAS HADIRKAN BERBAGAI ACARA HIBURAN DAN BUDAYA NAN SERU

Posted on July 6, 2010

0


Jakarta, 4 Juli 2010 – Siapa yang tidak tahu Monas? Monas, yang diambil dari singkatan Monumen Nasional, merupakan monumen bersejarah dan ikon kota Jakarta yang menjadi kebanggaan semua penduduknya. Masih dalam rangka hari jadi kota Jakarta ke-483, sebagai apresiasi kepada masyarakat luas, Pemerintah Kota Jakarta Pusat menyelenggarakan Festival Monas yang akan diadakan pada hari Kamis hingga Minggu, tanggal 8 hingga 11 Juli 2010, bertempat di area pelataran timur Monas, Jl. Silang Monas – Jakarta Pusat

Festival ini padat dengan berbagai acara yang seru dan bermutu, selain bermaksud mengangkat misi kebudayaan dari daerah lain yang makin berkembang. Berbagai acara menarik pun digelar, seperti: Festival Seni dan Budaya dimana tak hanya kesenian Betawi, namun berbagai kesenian dari provinsi lain setingkat walikota juga ikut berpartisipasi, seperti Cirebon, Tangerang, Sumedang, Bandung dan Tasikmalaya, pastinya akan semakin meriah dengan pawai Seni Budaya dari masing-masing daerah tersebut;  Fashion Show peragaan busana kasual dan olah raga dari produk-produk ternama; Bazaar dan Pameran yaitu pameran 12 museum, berbagai booth dari daerah-daerah yang berpartisipasi juga beragam produk unggulan bermutu, pertandingan futsal untuk umum yang diselenggarakan oleh komunitas mobile mig33 (www.migg33.com), dan berwisata kuliner sambil menikmati hidangan aneka menu nusantara dalam satu area makan yang luas, masuk gratis hanya untuk pengunjung Festival Monas!

Diprakarsai oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat, festival yang digelar selama empat hari berturut-turut ini selain untuk hiburan sengaja dibuat untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia pada khususnya dan masyarakat pada umumnya, bahwa Monas kini sudah menjadi ikon nasional, bukan sekedar ikon kota Jakarta semata. Tak hanya itu, Festival Monas yang merupakan kali kedua ini diharapkan dapat meningkatkan rasa bangga penduduk Indonesia akan monumen bersejarah ini, selain agar Monas mendapat tempat tersendiri dihati para wisatawan baik dalam maupun mancanegara.

Seremonial pembukaan Festival Monas akan dilaksanakan pada hari Jumat pagi, tanggal 9 Juli 2010, yang akan dibuka oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo. “Dalam acara ini,  sebagai bentuk kepedulian terhadap Ibukotanya, DKI Jakarta, Kabupaten Sumedang akan memberikan 1000 pohon yang akan diserahkan secara simbolik,” terang Abas Sudiyana, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat ketika ditemui di kantor Walikota Jakarta Pusat Jumat, 2 Juni 2010. ”Dalam kesempatan itu pula akan ada penyerahan santunan untuk anak-anak tidak mampu yang disumbangkan oleh Sudin Sosial bersama Bank DKI,” tambahnya lagi dengan antusias.

Jadi, jangan sampai ketinggalan festival nan seru ini, Festival Monas. Jangan buang waktu berlibur akhir pekan ke luar kota dan terjebak macet yang mengesalkan. Ajak handai-taulan beserta teman-teman untuk menikmati meriahnya sebuah festival di jantung kota Jakarta, kemana lagi kalau bukan ke Festival Monas, dari tanggal 8 hingga 11 Juli 2010, di area pelataran timur Monas, Jl. Silang Monas Selatan – Jakarta Pusat. Liburan keluarga pun jadi semakin mengasyikkan!

Untuk info lebih lanjut hubungi:   email: festivalmonas. jakarta@gmail. com
Lucky Widja (lucky.widja@ periukimajinasi / 08788 2789274)

—-

MENGENAI MONAS
Singkatan dari Monumen Nasional, terletak di pusat kota Jakarta, monumen dengan pucuk berlapiskan emas ini berdiri tegak di tengah Lapangan Monas. Lapangan Monas sendiri mengalami lima kali penggantian nama yaitu Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, dan Taman Monas.

Awalnya merupakan Tugu Peringatan Nasional yang dibangun di areal seluas 80 hektar, bertujuan mengenang dan melestarikan perjuangan bangsa Indonesia pada masa revolusi kemerdekaan tahun 1945, agar menjadi inspirasi dan semangat patriotisme generasi kini dan mendatang. Arsiteknya adalah Friedrich Silaban dan RM. Soedarsono, mulai dibangun 17 Agustus 1961 dan diresmikan 12 Juli 1975 oleh Presiden ke-dua Republik Indonesia, Soeharto

Tugu Monas melambangkan lingga (alu atau anatan) yang penuh dimensi khas budaya bangsa Indonesia. Pelataran cawan melambangkan yoni (lumbung). Alu dan lumbung sendiri merupakan alat rumah tangga umum yang terdapat hampir di setiap rumah penduduk pribumi Indonesia.

Dikelilingi taman yang luas, dua buah kolam dan beberapa lapangan terbuka untuk berolahraga. Baik hari kerja maupun hari libur Monas tak pernah sepi pengunjung wisatawan dari berbagai penjuru baik lokal maupun mancanegara. Pengunjung dapat naik keatas dan melihat keindahan kota Jakarta dari puncak Monas, menambah wawasan sejarah Indonesia dengan berkeliling di ruang diorama, atau sekedar bersantai bersama teman maupun sanak saudara sambil menikmati segarnya hutan kota disekelilingnya.