Great PROTECTOR, makes us CONFIDENT

Posted on August 12, 2010

0


Perlindungan Lengkap Saat Puasa dan Menyambut Idul Fitri: Formula, menghadirkan rangkaian lengkap Sikat Gigi, Pasta Gigi dan Mouthwash

Jakarta, Agustus 2010- Tidak terasa besok kita sudah memasuki Bulan Ramadhan, sudah saatnya mempersiapkan diri menyambut bulan ini. Persiapan besar secara lahir dan batin, termasuk diantaranya mempersiapkan kesehatan gigi dan mulut di saat puasa dan menyambut Idul Fitri nanti.

Jangan anggap enteng masalah gigi dan mulut, terutama saat puasa. Pasalnya, saat puasa, tidak ada makanan yang masuk ke dalam mulut, sehingga mulut dalam keadaan istirahat dalam jangka waktu yang lama. Dalam kondisi seperti itu, sisa makanan yang ada dalam mulut, terutama yang ada di sela- sela gigi, lidah dan sekitar gusi akan menumpuk, Ini menyebabkan aktivitas bakteri secara berlebihan dan masalah yang paling sering disebabkan oleh kondisi ini adalah bau mulut. Disamping itu pula banyaknya bakteri dapat menimbulkan masalah gigi yang lain seperti gigi berlubang, gigi sensitive dan lain- lain. Oleh karena itu segala usaha yang dapat membantu mengurangi bau mulut dan menjaga kesegaran mulut ini harus dilakukan dan jangan sampai menghalangi kita untuk tetap dapat bersosialisasi di bulan yang suci ini. Apalagi saat Idul Fitri nanti, mulut kita harus ekstra segar, jangan sampai masalah bau mulut mengurangi rasa percaya diri saat silahturahmi.

Para pakar gigi mengatakan untuk membebaskan kita dari masalah gigi dan bau mulut terutama saat puasa adalah dengan membersihkannya dengan maksimal- jangan sampai ada sisa makanan menempel di gigi maupun lidah. Untuk itu, biasakan:
1.   Menggosok gigi sehari dua kali saat sahur dan sebelum tidur.
Gunakan sikat gigi dengan ukuran kepala kecil, agar menjangkau sisa makanan yang berada di ujung mulut. Sisa makanan yang menumpuk akan menyebabkan bau mulut. Selain itu, pilihlah sikat gigi dengan bulu yang lembut agar gusi yang tersikat oleh sikat gigi tak berdarah,
2.   Gunakan Pasta Gigi yang tepat. Mengandung Fluoride, menyegarkan dan membuat nafas segar lebih lama, serta mampu membersihkan gigi secara maksimal.
3.   Menyikat lidah. Lidah yang kotor berpotensi untuk menimbulkan bau.
4.   Berkumurlah dengan obat kumur.

Oleh karena itu, Formula menghadirkan rangkaian lengkap mulai dari Sikat Gigi yang dilengkapi dengan pembersih lidah, Pasta Gigi hingga Mouthwash untuk mem-protect mulut Anda sehingga puasa kali ini dapat dijalankan dengan penuh confident (percaya diri):

1. Sikat Gigi Formula Confident dan Protector

Kedua varian Sikat Gigi ini adalah yang terbaru dari Formula.

Dengan keunggulan masing- masing, keduanya memberikan perlindungan yang luar biasa dan mampu membersihkan secara optimal.

CONFIDENT

•         Dilengkapi dengan Tongue Cleaner, dapat dijadikan pilihan praktis untuk menghilangkan sisa makanan yang menempel di gigi maupun yang mengendap di lidah yang dapat menyebabkan bau mulut.

•         Kepala sikat yang kecil, mampu menjangkau bagian belakang mulut.

•         Curved Trim Bristles

Potongan bulu melengkung dapat membersihkan hingga ke bagian gigi yang paling belakang.

•         Stoppper Grip

Gagangnya nyaman dan mantap untuk dipegang, memberikan kendali maksimal dalam menyikat gigi

PROTECTOR
•         Trilobal Bristle

Memiliki kemampuan luar biasa dalam membersihkan sisa makanan yang menyangkut di sela-sela gigi

a)     Bulu Trilobal membersihkan dengan maksimal sampai ke sela-sela gigi
b)     Daya serap air Bulu Trilobal  lebih besar dibanding bulu biasa, sehingga lebih nyaman dalam menyikat gigi.
•         V-shaped with cup shape at the end bristles
Design khusus bulu sikat dibuat mengelilingi gigi sehingga membersihkan secara maksimal
•         Elegant handle design
Memberikan kenyamanan genggaman dalam menyikat gigi
•         Kepala sikat yang kecil, mampu menjangkau bagian belakang mulut

Silahkan pilih satu dari kedua varian Sikat Gigi Formula ini sesuai dengan kebutuhan. Yang pasti keduanya membersihkan secara maksimal hingga ke gigi bagian             belakang.

2.    Pasta Gigi Formula XP

Jangan asal pilih pasta gigi. Untuk mempertahankan kesegaran mulut lebih lama, Formula menghadirkan Formula XP yang merupakan Pasta Gigi “gel” pertama di             Indonesia dengan perpaduan physcool dan microbeads memberikan sensasi  dingin dan kesegaran yang tahan lama. Tersedia dalam 2 pilihan varian Sparkling Mint         dan Double Mint. Pasta Gigi Formula XP mengandung:

* Fluoride, membantu pembentukan kalsium di gigi yang hilang karena pengikisan oleh bakteri dan sisa makanan yang tertinggal di gigi, serta efektif mencegah gigi berlubang.
* Vitamin A + Pro-V B5 + Vitamin E, memperlancar peredaran darah dan mempercepat penyembuhan luka dan infeksi di jaringan permukaan lapisan gusi dan mulut
* Cooling agent, memberikan rasa dingin dan membuat nafas segar tahan lama
* Micro Cleaning Particle (MCP), membersihkan plak gigi sampai kesela-sela gigi yang sulit terjangkau oleh sikat gigi sehingga gigi lebih putih,
bersih dan sehat

3.     Formula Antiseptic Mouthwash

Hadir dengan botol dan konsep baru, kini Formula Antiseptic Mouthwash memiliki 7 keunggulan.

* Triclosan, bahan anti bakteri yang dapat membantu mengurangi bakteri dan plak penyebab bau mulut.
* Physcool, cooling agent yang bersifat menyegarkan dan dingin, mampu memberikan kesegaran ekstra yang tahan lama, namun tidak memberikan rasa pahit atau rasa seperti “terbakar”
* Fluoride, yang dikenal sebagai mineral yang dapat membantu mencegah karies.
* Salt (Garam), mengandung elektrolitnya yang dapat membantu meredakan radang gusi.
* Sugar Free. Hindari gula dalam produk perawatan gigi. Gula adalah penyebab timbulnya karies.
* Alcohol Free. Alkohol dalam Mouthwash dapat menyebabkan mulut terasa kering. Cara paling mudah membedakan produk Mouthwash mengandung Alkohol atau tidak adalah rasa panas di pipi, gusi dan gigi ketika digunakan. Formula Task Mouthwash tidak mengandung alcohol.
* PH Balance. Kadar PH pada mouthwash yang aman berkisar antara 6-7 PH. PH dalam Formula Task Mouthwash adalah 6.

Jadi, untuk menghadapi puasa dan Idul Fitri kali ini, jangan lupakan kesehatan serta kebersihan mulut dan gigi. Bersiaplah dengan rangkaian lengkap produk dari Formula yang dapat membersihkan secara maksimal serta memberikan kesegaran. Bau Mulut saat puasa? Kini tidak akan lagi.

–SELESAI–

KREATIVITAS berbasis film kini kian marak. Pelajar adalah salah satu pelaku di dalamnya. Ditambah lagi dengan munculnya banyak komunitas film yang tersebar di seluruh Indonesia membuktikan bahwa kreativitas berbasis film memang menjadi pilihan yang amat penting. Selain menghibur, nilainya juga sangat edukatif.

Jogja, 11 Agustus 2010 – Digelarnya Festival Film Pelajar Jogja (FFPJ) 2010 ini adalah upaya untuk memberi ruang apresiasi dan fasilitasi yang lebih memadai atas progresivitas kreativitas di bidang film. Acara yang digelar oleh Ozone Production bekerjasama dengan Pusat Pengembangan Media Alternatif Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta, Lembaga Amarta Jogja, dan FilmPelajar.com ini adalah berskala nasional. Hanya saja memang kota penyelenggaraan yang dipilih adalah Jogja. Salah satu pertimbangannya karena alasan sejarah.
Kota Jogja adalah kota akar mayoritas para kreator film berproses kreatif sebelum akhirnya mematangkan diri di Jakarta. Tentu saja, segmen pelajar yang berkategori Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA, SMK, MA) serta yang sederajat adalah bidikan utama sebagai peserta di dalam gelaran acara ini.
Penyelenggaraan acara FFPJ ini nantinya akan dilaksanakan pada Hari Sabtu dan Minggu, 18 dan 19 Desember 2010, bertempat di Benteng Vredeburg Jalan Malioboro Jogjakarta, pukul 09.00-21.00 WIB. Acara yang bakalan digelar selama 2 hari tersebut adalah meliputi seminar perihal film bagi pelajar, guru dan masyarakat umum, workshop perihal pembuatan film, screening/menonton film bersama, dan demo produk mengenai alat-alat produksi film.
Secara khusus kriteria peserta dan karya yang akan mengikuti FFPJ 2010 adalah:
1.    Peserta adalah pelajar Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA, SMK, MA) serta yang sederajat se-Indonesia.
2.    Kategori karya FIKSI (live action dan animasi) dan DOKUMENTER.
3.    Tema bebas dan tidak melecehkan unsur kesukuan, agama, ras dan golongan/kelompok (SARA).
4.    Durasi maksimal 10 (sepuluh) menit (sudah termasuk opening dan credit title).
5.    Tahun pembuatan antara 2009 – 2010.
6.    Karya dibuat oleh individu atau kelompok, dalam satu sekolah yang sama atau berbeda, dan dikirimkan atas nama sekolah yang diikuti sutradara.
7.    Tim produksi adalah pelajar aktif (dibuktikan dengan scan-photocopy kartu pelajar).
8.    Apabila karya menggunakan dialog/narasi bahasa daerah, maka harus diberi subtitle bahasa  Indonesia.
9.    Tiap sekolah boleh mengirimkan lebih dari 1 (satu) karya.
10.    Karya yang pernah mengikuti festival lain, boleh diikutsertakan.
11.    Karya dikirimkan via pos dalam bentuk cakram DVD (PAL system) paling lambat 18 Nopember 2010 (cap pos). Formulir pendaftaran dan kelengkapan karya dikirimkan melalui email: festivalfilmpelajarjogja@yahoo.com. Karya dikirimkan ke alamat OZONE PRODUCTION Jalan Sugeng Jeroni No 28 Jogjakarta Telepon/Faks: 0274-379154. Contact person (Direktur FFPJ 2010); Yuyun Trimulyana.
12.    Musik/lagu dan materi lainnya (foto, kliping, grafis, dll) yang digunakan dalam film tidak boleh menggunakan milik orang lain, kecuali ada ijin tertulis dari pembuatnya.
13.    Hak cipta karya tetap menjadi milik peserta. Khusus untuk kepentingan publikasi festival, penyelenggara dapat menggunakan materi foto dan/atau video karya peserta, sebagian maupun utuh, khususnya untuk ditampilkan di situs FilmPelajar.com sebagai official website.
14.    Keputusan juri adalah mutlak, tidak bisa diganggu gugat.
15.    Jika dikemudian hari didapatkan bukti bahwa karya pemenang diragukan keasliannya, maka penyelenggara berhak membatalkan dan menarik penghargaan yang sudah diberikan.

Setiap karya yang masuk akan dinilai dengan kriteria penjurian sebagaimana tersebut di bawah ini:

1.    Ide/Gagasan
•    Orisinalitas
Keaslian ide cerita yang ditampilkan, merupakan hasil ide sendiri, dan tidak menyadur dari karya orang lain.
•    Keunikan
Kreativitas ide cerita yang ditampilkan dan bersifat tidak umum.
•    Warna Lokal
Kedekatan ide cerita dengan kebiasaan, kebudayaan, dan keadaan alam Indonesia.

2.    Komunikasi:
•    Efektivitas Pesan
Kekuatan pesan yang ada dalam cerita.
•    Relevansi Pesan Dengan Tema
Kesesuaian pesan yang ada dalam cerita dengan tema yang diangkat.
•    Edukatif
Tingkat edukasi pesan yang ada dalam cerita.

3.    Cara bertutur:
•    Menarik/Atraktif
Penggunaan kata-kata dalam cerita yang ditampilkan.
•    Efisiensi
Kemampuan menyampaikan pesan secara singkat, jelas dan padat dalam cerita yang ditampilkan.
•    Penggunaan Bahasa
Kemampuan menyampaikan pesan secara sopan dan santun dalam cerita yang ditampilkan.

4.    Aspek Teknis:
•    Gambar
Kualitas teknis gambar.
•    Suara
Kualitas teknis suara.
•    Kemasan
Kualitas kemasan cover DVD dan poster film.
•    Administratif
Kelengkapan formulir pendaftaran.

Dewan Juri FFPJ 2010 adalah Drs. Alexander Luthfi, MS (Dekan Fakultas Seni Media Rekam Institut Seni Indonesia Jogjakarta), Ki Hartanto, M.Sn (Praktisi dan Dosen Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta), Subagjo Budisantoso, M.Sn (Praktisi dan Dosen Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta) dan perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Propinsi DIY.
Tim produksi (10 orang) yang karyanya terpilih sebagai terbaik akan mendapatkan hadiah beasiswa pelatihan seni film selama 6 hari di Padepokan Film Tanto Grabag, Magelang, Jawa Tengah, senilai Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Beasiswa tidak termasuk transportasi dari dan ke Magelang, Jawa Tengah.
Sebagai gambaran profil Padepokan Film Tanto Grabag Magelang Jawa Tengah adalah sebagai berikut:
Padepokan Film Tanto Grabag dirintis Ki Hartanto, M.Sn., seorang seniman sekaligus akademisi film yang telah merasakan manis pahit dunia perfilman Indonesia selama lebih dari tiga puluh tahun. Ruang yang didedikasikan untuk pembelajaran dan laboratorium seni audio visual bagi segenap lapisan masyarakat ini diawali pada tahun 2004 di sebuah desa yang dikelilingi tujuh gunung. Tepatnya adalah Desa Grabag, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang, Propinsi Jawa Tengah.
Hartanto mendapatkan pendidikan seni filmnya di Akademi Sinematografi LPKJ (sekarang Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta). Ia juga mendapatkan pendidikan khusus di Australian Film, Television & Radio School (AFTRS). Semasa masih aktif berkarya ia telah mendapatkan penghargaan sebagai Nominasi Penata Suara Terbaik (Film Cintaku di Rumah Susun) Festival Film Indonesia/FFI 1988, Nominasi Penata Suara Terbaik (Film Saur Sepuh III) FFI 1990, Penata Suara Terbaik (Film Tutur Tinular) FFI 1990, Penata Suara Terbaik (Film Lagu untuk Seruni) FFI 1991 dan Penata Suara Terpuji Festival Film Bandung 1992, Nominasi Penata Suara Terbaik (Film Bulan Tertusuk Ilalang) Festival Film Asia Pasifik 1998, dan Penata Suara Terbaik (Film Fatahillah) Festival Film Kineklub 1999. Pada tahun 2009 ia mendapatkan Lifetime Achievement Award dari Persatuan karyawan Film dan Televisi Indonesia (KFT) atas dedikasinya dalam dunia perfilman Indonesia. Hartanto juga terlibat aktif di balik layar 66 (enam puluh enam) film layar lebar Indonesia, khususnya sebagai sound designer. Diantaranya adalah film Cut Nyak Dien (1987), Perwira dan Ksatria (1991), Surat Untuk Bidadari (1995), Fatahillah (1996), Bulan Tertusuk Ilalang (1996), dan Pasir Berbisik (2000). Selain berkarya, Hartanto juga berkiprah di dunia akademik sebagai Dekan FFTV IKJ dua periode (1994-1997 dan 1997-2000). Ia juga diberi amanah sebagai Ketua Senat FFTV IKJ dari tahun 2003-kini. Selain itu, seiring dengan rintisan padepokannya, Hartanto juga mendirikan TV Komunitas (Grabag TV) yang menjadi penggerak bagi tumbuhkembangnya jejaring TV Komunitas di Indonesia.
Sejak dirintis pada tahun 2004 padepokan ini telah didatangi dan menempa ratusan orang dari berbagai daerah di Indonesia untuk belajar seni audio visual. Padepokan Film Tanto Grabag akan terus berkiprah dengan segenap daya yang dimilikinya untuk mendukung dunia perfilman Indonesia.

Informasi tentang formulir pendaftaran dan lainnya dapat diakses di official website FFPJ 2010, yaitu http://www.filmpelajar.com.