Penjualan handset ZTE meningkat sebesar 40% menjadi 28 juta di semester pertama 2010

Posted on September 3, 2010

0


60% handset ZTE terjual ke pasar internasional

Jakarta, 2 September 2010 – ZTE Corporation (“ZTE”) (H share stock code: 0763.HK / A share stock code: 000063.SZ), penyedia solusi jaringan dan perangkat telekomunikasi terdepan di dunia, hari ini mengumumkan bahwa ZTE telah melakukan penjualan sebesar 28 juta unit handset secara global di semester pertama 2010. Hal ini menunjukan peningkatan secara signifikan sebesar 40% dari tahun ke tahun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh permintaan dari pasar Internasional termasuk Indonesia yang terus meningkat, serta lonjakan dalam penggunaan 3G di Cina dan penggunaan smartphone yang sedang marak di seluruh dunia.

Melanjutkan terobosan untuk pasar handset high-end
Pada semester pertama tahun 2010, ZTE telah menjual 17 juta handset ke pasar internasional (pasar diluar China), atau peningkatan sebesar 60% dari total penjualan. Hal ini menjadikan pertumbuhan sebesar 30% dari tahun ke tahun atas penjualan handset ZTE secara keseluruhan. Untuk pasar Eropa, ZTE telah mencatat peningkatan sebesar 150% dari tahun ke tahun.

Di Inggris sendiri, penjualan handset ZTE di kuartal kedua 2010 telah melebihi 1 juta unit, dan penjualan di Perancis juga meningkat sebesar 1 juta hingga pertengahan tahun ini. ZTE bekerjasama dengan seluruh operator terkemuka di Eropa, dan telah menerima penghargaan untuk jangkauan terluas dari klien melalui kinerjanya pada rancangan handset smartphone Android dan unit WCDMA.

ZTE juga telah mencapai terobosan besar di pasar AS. Salute, sebuah ponsel yang dibuat dan dikembangkan secara khusus oleh ZTE dengan Verizon, diluncurkan di AS pada tanggal 19 Agustus 2010.

Di Jepang, ZTE berkolaborasi dengan Softbank untuk memperkenalkan handset yang dirancang khusus untuk lansia dan monitor 3G, yang merupakan produk penting dari Softbank untuk peluncuran musim panas.

3G di China mempengaruhi permintaan handset ZTE
ZTE mengkapitalisasi pasar 3G Cina yang sedang berkembang dengan menyediakan jajaran produk terminal untuk tiga operator telekomunikasi besar di Cina. ZTE telah menjual 11 juta handset di Cina pada pertengahan tahun 2010, hal ini menunjukan peningkatan penuh sebesar 75% dari tahun ke tahun.

ZTE telah menyediakan beragam pilihan produk terminal bagi China Multimedia Mobile Broadcasting (CMMB) guna mendukung layanan mobile TV interaktif dari China Mobile. Handset unggulan ZTE U230 juga telah menduduki peringkat tertinggi penjualan handset untuk China Mobile. Di Area handset WCDMA dan EVDO, handset 3G dari ZTE (sekitar RMB1000; mendekati USD147) adalah faktor utama yang menjadi pendorong penggunaan 3G di Cina.

Sebagai tambahan, ZTE telah mengintensifkan usaha R&D untuk menyasar pasar konsumen kelas atas. ZTE memegang angka paten tertinggi untuk produk terminal 3G di Cina, dan akan meluncurkan seri lengkap dari smartphone Android untuk 3 standar telepon selular yang utama.

Excel di pasar smartphone
Mengacu pada laporan terbaru dari IDC, jumlah total penjualan smartphone secara global pada semester pertama 2010 telah mencapai 118 juta unit, yang mewakili peningkatan sebesar 54% dibandingkan dengan semester pertama tahun 2009 yang mencapai 76,8 juta unit. Peningkatan secara cepat dari permintaan pasar ini memperkuat laju dari popularitas produk smartphone ZTE.

Pada semester pertama tahun 2010, ZTE telah meluncurkan sedikitnya 10 tipe handset android, termasuk Racer, Link dan model X850 yang telah berhasil diadopsi oleh H3G di Inggris, Bouygues Telecom di Perancis, VIVO di Brazil dan pasar lainnya. Di China, ZTE X850 menjadi salah satu perangkat Android utama yang ditawarkan oleh China Unicom.

Sebagai partner dari Microsoft, ZTE bekerja sangat dengan erat guna mengembangkan produk Windows Phone 7.0 setelah peluncurannya secara global dari handset WM6.5 pada akhir Oktober di Portugal dan Negara lainnya.

Dalam hal teknologi dan desain, handset ZTE mendukung beragam sistem operasi smartphone utama mulai dari Linux ke Windows, dari Android ke OMS, dan dari BMP ke Meego. Perusahaan menyediakan layanan kustomisasi handset yang cocok untuk operator Global.

Di Indonesia, brand dan handset ZTE telah mulai mendapatkan tempat di pasar. William Yao, Direktur Terminal dari ZTE Indonesia berkata,” Kami sangat optimis dengan pasar Indonesia. Dengan pertumbuhan jumlah pengguna selular yang pesat dan semakin tingginya permintaan akan handset dengan harga terjangkau namun berkemampuan tinggi, kami yakin permintaan akan produk ZTE kedepannya akan semakin meningkat”.

Tentang ZTE
ZTE adalah penyedia perangkat telekomunikasi dan solusi jaringan terdepan di dunia dengan rangkaian produk yang paling luas dan lengkap di dunia yang mencakup hampir semua sektor dari jaringan kabel, nirkabel, layanan dan pasar terminal. ZTE memberikan produk-produk dan layanan-layanan yang inovatif dan sesuai kebutuhan bagi lebih dari 500 operator telekomunikasi di lebih dari 140 negara, membantu mereka dalam membentuk masa depan komunikasi dunia sambil terus menjaga pertumbuhan pendapatan. Pendapatan ZTE di tahun 2009 memimpin industri dengan peningkatan sebesar 36% atau lebih dari USD 8,820.7 juta. ZTE memiliki komitment sebesar 10% dari pendapatan tahunannya untuk keperluan riset dan pengembangan, dan mengambil kepemimpinan dalam berbagai organisasi dunia dalam hal pengembangan standarisasi telekomunikasi. ZTE merupakan perusahaan dengan inisiatif corporate social responsibility (CSR) yang baik, ZTE adalah anggota dari UN Global Compact. ZTE adalah satu-satunya produsen telekomunikasi dari Cina yang terdaftar dan memiliki saham yang diperdagangkan baik di Hong Kong dan Shenzhen Stock Exchanges (H share stock code: 0763.HK / A share stock code: 000063.SZ). Untuk informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi http://www.zte.com.cn

Tagged: