Badan Pembangunan Irlandia Tutup Program Kemanusiaan di Indonesia

Posted on October 27, 2010

0


Jakarta, 14 October 2010 —  Setelah beroperasi selama lima tahun dengan berbagai program kerja senilai 12 juta EURO, Trócaire, Badan Pembangunan Internasional Resmi Keuskupan Katolik Irlandia, akhirnya menyelesaikan intervensi program kemanusiannya di Indonesia.

Acara penutupan berlangsung di Jakarta, dimana Trócaire bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengadakan seminar nasional Penguatan Peran Organisasi Masyarakat dalam Upaya Pengurangan Resiko Bencana di Indonesia.

Acara yang bertepatan dengan Hari Pengurangan Resiko Bencana Sedunia dan Bulan Pengurangan Resiko Bencana BNPB ini bertujuan untuk menggalang lebih banyak dukungan penguatan organisasi masyarakat sebagai salah satu prioritas kebijaksanaan pengurangan dan penanganan bencana nasional.

“Organisasi masyarakat, LSM,  lembaga-lembaga gereja dan masjid memegang peran penting dalam upaya kesigapan dan penanganan bencana. Trócaire dan para mitra-nya berharap agar pemerintah Indonesia melanjutkan kerja sama yang penting ini, khususnya demi memastikan bahwa sumber daya, kebijaksanaan, dan perundang-undangan akan tetap memberikan ruang yang cukup bagi keterlibatan organisasi masyarakat. Kami percaya bahwa upaya tanggap darurat jauh lebih efektif bila langsung ditangani di tingkat local.” jelas Kathryn Robertson, Country Representative  Trócaire Indonesia dalam acara tersebut.

Dihadiri oleh utusan dari berbagai kementerian terkait, badan donor, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa,  NGO internasional dan nasional, badan penelitian dan akademisi, acara penutupan program Trócaire mencoba menjembatani transisi dan koordinasi kelanjutan berbagai tantangan pengurangan resiko serta penanganan bencana di Indonesia

Trócaire  di Indonesia
Menyusul bencana Tsunami tahun 2004, simpati dan dukungan mengalir dari masyarakat Irlandia, dimana lebih dari 28 juta EURO didonasikan demi membantu para korban Tsunami. Tsunami Aceh merupakan program tanggap darurat terbesar Trócaire di Indonesia.

Pada masa tanggap darurat Tsunami, Trócaire, melalui mitra-mitranya, mejangkau lebih dari 237,000 orang  dengan bantuan pangan, pakaian, pelayanan kesehatan, serta memperbaiki dan membangun kembali lebih dari 20,987 rumah dan 64 sekolah di Aceh. Dengan dana senilai 12 juta EURO hanya untuk program Tsunami, Trócaire pun memperluas sasarannya dan merespons terhadap berbagai krisis kemanusiaan di daerah lain di Indonesia seperti Nias, Yogyakarta , Jawa Barat, Padang, Bengkulu dan Jakarta.

Karena Trócaire bukanlah badan pelaksana, badan ini membangun kemitraan luas dengan berbagai organisasi masyarakat, dan sejak tahun 2007 Trocaire lebih berfokus terhadap upaya-upaya pengurangan resiko bencana di Indonesia. Menyusul berbagai bencana alam besar yang terjadi di Indonesia, Trócaire memutuskan untuk memastikan bahwa masyarakat harus menjadi lebih sigap dan tangguh terhadap ancaman bencana. Untuk itu, Trócaire mengalokasikan bantuan dana bagi sejumlah LSM Indonesia bagi berbagai program pendidikan pengurangan resiko bencana di sekolah-sekolah, serta berbagai program kesigapan bencana lainnya di Indonesia.

Dalam beberapa tahun terakhir, program kemanusiaan Trócaire  di Aceh pun dirancang untuk semakin terpadu dengan sasaran pembangunan nasional, melalui pengembangan program-program livelihood, lingkungan, dan pengurangan resiko bencana. Jaringan Aceh Livelihoods pun dibentuk demi mencanangkan koordinasi lembaga-lembaga sertifikasi organic.

Walaupun mandate-nya berasal dari Keuskupan Irlandia, Trócaire bekerja secara sekuler melayani semua orang dari berbagai latar belakang  dan tidak mempromosikan agama. Melalui kemitraan strategis dengan lebih dari 40 organisasi masyarakat di Indonesia, Trócaire bekerja di 7 propinsi: Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Bali.

Trócaire, yang  berarti “Kasih” dalam bahasa Irlandia, didirikan pada tahun 1973 sebagai wujud keprihatinan Keuskupan Irlandia atas penderitaan, kemiskinan, dan penindasan yang melanda berbagai belahan dunia.  Sebagai bagian dari jaringan Caritas Internationalis dan CIDSE, Trócaire adalah bagian dari 126 jaringan global Karitas Katolik di 200 negara. Komitmen Trócaire adalah mendukung proyek-proyek pembangunan jangka panjang internasional dan bantuan emergency. Di Irlandia, Trócaire bertanggung jawab untuk menginformasikan masyarakat Irlandia terntang berbagai perkembangan dunia seputar masalah kemiskinan, ketidakadilan, serta memobilisasi dukungan public demi menciptakan perubahan global.

****SELESAI****
Untuk informasi lengkap, silahkan menghubungi:
Naomi Baird
Tsunami Programme Officer
Nbaird@trocairesearo.org
08121078818
http://www.trocaire.or