STRATEGI MPP MELIHAT BANYAKNYA POTENSI HYPERMART YANG BELUM DIGALI

Posted on October 27, 2010

0


MPPA akan terus jajaki peluang untuk meraih nilai pemegang saham yang optimal

Jakarta, 26 Oktober 2010 – PT Matahari Putra Prima Tbk (“MPP”) hari ini mengumumkan bahwa hasil review sementara dari bankir investasi global Merrill Lynch (Singapore) Pte Ltd (MLS) telah menunjukkan nilai yang signifikan dari divisi bisnis Hypermart.

MPP baru-baru ini telah ditunjuk untuk melakukan inisiatif strategis untuk meninjau secara  keseluruhan kinerja operasi bisnisnya terkait rencana untuk mengembangkan bisnis utamanya di bidang hypermarket secara agresif. Sebagai bagian dari langkah tersebut, MPP kemudian telah menunjuk lembaga penasihat keuangan, MLS, untuk melakukan serangkaian analisa dan peninjauan strategis secara menyeluruh dari kinerja bisnis Perseroan, dan memberikan rekomendasi penting pada akhirnya.. Tujuan dari tinjauan strategis ini adalah untuk mengidentifikasi dan meneliti beberapa kemungkinan untuk memaksimalkan nilai perusahaan, yang dapat mencakup antara lain disposisi perusahaan atau unit bisnisnya, akuisisi bisnis atau perusahaan lain, pembiayaan hutang dan equity, atau merestrukturisasi dan melakukan rekapitalisasi perusahaan, spin-off bisnis tertentu, serta memperkenalkan mitra kerja strategis.

Hasil kajian sementara menunjukkan besarnya potensi yang masih tersimpan dalam bisnis Hypermart, terutama didukung oleh sentimen positif global terhadap Indonesia dan sektor ritel-nya, terutama pada sub-sektor bisnis hypermarket.

Hasil sementara tersebut menunjukkan adanya indikasi ketertarikan serta indikasi yang cukup serius dari “pemain global dengan brand global” untuk berinvestasi dan bermitra dalam anak perusahaan hypermarket MPP.

MPP bermaksud untuk menjajaki kesempatan ini untuk memberikan peningkatan nilai yang lebih optimal bagi para pemegang saham. MPP akan terus melibatkan MLS untuk menjajaki lebih dalam serta mengantisipasi segala kemungkinan adanya ketertarikan global yang mungkin dapat berkembang ke arah yang lebih konkrit.

Danny Kojongian, Director of Corporate Communication – MPP mengatakan, “Fokus utama Dewan Manajemen kami sejak dulu adalah untuk selalu meningkatkan nilai enterprise bagi para pemegang saham. Kami berniat untuk terus menjajaki kemungkinan-kemungkinan ini yang menguntungkan bagi para shareholders kami. Namun, belum ada kepastian apakah akan terwujud nantinya.”

MPP merupakan peritel modern terkemuka di Indonesia yang memiliki jaringan toko terluas sebanyak 51 hypermarket, 25 supermarket, 53 outlet apotik, 90 pusat hiburan keluarga dan 18 toko buku internasional serta aliansi strategis pengoperasian 91 department store di lebih dari 50 kota di seluruh Indonesia.

Hypermart adalah anak perusahaan dari MPP yang berdiri pada tahun 2004 yang terus berkembang pesat dan meningkatkan skala bisnis hypermarket di Indonesia, memanfaatkan bisnis FMCG yang besar. Grup bisnis hypermarket hingga kini telah memiliki 51 outlet secara nasional dengan total pendapatan sekitar Rp 8,9 triliun atau setara USD$ 1 Milyar dengan proyeksi pertumbuhan +22% di tahun 2010.

Hypermart menargetkan untuk membuka setidaknya 13 toko pada tahun 2011 serta total 80 toko baru dalam 5 tahun kedepan [Selesai]